Kenapa Kucing Duduk Seperti Manusia? 7 Alasan di Balik Posisi Menggemaskan Ini

Posisi duduk kucing yang menyerupai manusia sering membuat cat pawrent heran, sekaligus gemas. Sebagian kucing bisa duduk dengan punggung tegak, kaki belakang selonjor ke depan, dan perut terbuka lebar. Ini bukan posisi yang umum, jadi wajar kalau kamu bertanya kenapa posisinya bisa seperti itu.

Kebiasaan ini ternyata memiliki beberapa penjelasan yang berkaitan dengan rasa nyaman, kepercayaan, hingga kebutuhan fisik kucing.

1. Alasan kenyamanan

Kenyamanan menjadi penjelasan yang paling sederhana untuk banyak perilaku kucing yang terlihat aneh bagi manusia. Sama seperti manusia yang kadang merasa nyaman tidur di posisi tertentu, kucing juga memiliki preferensi yang unik.

Anabul mungkin mencoba berbagai posisi karena rasa penasaran, dan ternyata posisi seperti manusia terasa paling pas baginya. Jika posisinya tidak nyaman, dia akan segera berpindah sendiri tanpa perlu kamu perbaiki.

Kamu mungkin akan melihat pose seperti duduk dengan kaki belakang di depan dan kaki depan di perut, atau bersandar ke bantal atau dinding untuk dukungan penuh. Posisi ini sebenarnya bisa membantu kucing meregangkan punggung, mengurangi tekanan di perut atau menikmati nyamannya bersandar ke bantal yang lembut.

2. Memudahkan sesi grooming

Kucing dapat menghabiskan 30 hingga 50 persen waktunya untuk grooming setiap hari (Cornell Feline Health Center). Aktivitas ini membutuhkan fleksibilitas tinggi karena dia harus menjangkau area yang sulit dibersihkan.

Posisi duduk seperti manusia memberikan akses yang lebih mudah ke perut dan tubuh bagian bawah. Dengan cara duduk seperti ini memungkinkan kucing untuk bertransisi dengan cepat ke sesi grooming di sela waktu istirahatnya.

3. Mengatur suhu tubuh

Kucing dikenal sebagai pecinta tempat hangat, misalnya jendela yang terkena sinar matahari. Namun demikian, rasa hangat yang berlebihan juga bisa membuatnya tidak nyaman, terutama bagi ras dengan bulu tebal yang menyimpan panas.

Posisi duduk tegak dapat membantu memberikan sirkulasi udara di perut dan tubuh bagian bawah dibandingkan saat duduk meringkuk dan membantu mereka tetap nyaman saat cuaca panas.

Pada hari yang terik, biasanya kucing suka tiduran di lantai keramik yang tidak terkena matahari langsung karena bisa memberikan efek dingin di badannya. Kalau tempat kamu tidak tersedia lantai keramik, kamu bisa bantu anabul tetap sejuk dengan menyediakan cooling mat di area favoritnya untuk melepas panas sambil bersandar.

4. Kebutuhan untuk peregangan

Punggung yang melengkung dan kaki yang terjulur ke depan membuat posisi ini ideal untuk peregangan. Kucing tidur rata-rata 12 hingga 16 jam sehari, sehingga sendinya bisa kaku jika jarang digerakkan.

VCA Animal Hospital menjelaskan bahwa kucing meregangkan otot-ototnya saat bangun dengan kaki belakang, melengkungkan punggung, menjulurkan kaki, dan mengeluarkan cakarnya.

Agar peregangannya optimal, kamu bisa menyediakan media garuk yang tepat. Tiang garuk yang cukup tinggi bisa membatu kucing meregang dengan kaki belakang berdiri dan kaki depan terjulur penuh.

5. Memaksimalkan Pandangan

Posisi duduk dengan kepala yang terangkat, memberikan sudut pandang yang lebih luas bagi kucing. DIa juga dapat mengamati lingkungan sekitar dengan jelas dan mendengar suara dari arah depan yang lebih akurat.

Menurut Better With Cats, postur tegak memungkinkan kucing melihat peluang makanan lebih awal dan tetap waspada terhadap potensi ancaman di sekitarnya. Kebiasaan ini sejalan dengan sifat kucing sebagai pemburu yang duduk, menunggu dan mengamati mangsanya, sehingga dia sering memilih tempat tinggi seperti di atas meja, sofa tinggi, atas lemari atau ambang jendela.

6. Meniru kebiasaan cat pawrent

Kucing peliharaan menghabiskan sebagian besar waktunya bersama kamu di dalam rumah. Kedekatan tersebut membuat perilakumu menjadi referensi utama yang dia amati setiap hari.

Sebuah study yang dilakukan oleh Fugazza dan tim pada 2021 tentang Do as I Do in a Domestic Cat memberikan bukti ilmiah bahwa kucing domestik mampu memetakan gerakan manusia ke tubuhnya sendiri dan mereplikasinya, meskipun kemampuannya terbatas. Temuan ini sejalan dengan penjenjelasan Better With Cats yang menyebutkan bahwa kucing bisa mencoba meniru cara duduk pemiliknya karena kecerdasan dan kedekatan sosialnya.

7. Menunjukkan Rasa Percaya

Perut merupakan area paling rentan bagi kucing karena di sana terdapat organ vital. Predator di alam liar cenderung mengincar bagian ini, oleh karena itu kucing secara insting akan selalu melindunginya.

Memperlihatkan perut sering dianggap sebagai tanda kepercayaan tertinggi, dan ketika kucing tidur telentang dengan perut terbuka, perilaku tersebut biasanya dilakukan karena dia merasa aman dan nyaman.

Apakah kebiasaan ini perlu dihentikan?

Kebiasaan ini pada dasarnya tidak perlu dilarang, selama kucing terlihat nyaman dan tidak menunjukkan rasa sakit. Posisi duduk yang memperlihatkan perut justru menandakan bahwa dia tidak merasa terancam di lingkungan tersebut.

Namun, jika kamu melihat dia sering terlihat kaku, pincang, atau kesulitan bangun setelah duduk lama, sebaiknya jadwalkan pemeriksaan ke dokter hewan.


Informasi dalam artikel ini ditulis berdasarkan hasil riset dari beberapa sumber terpercaya tentang perilaku kucing dan bersifat edukasi, serta tidak menggantikan saran medis professional atau dokter hewan.

Sumber:

  • Better With Cats – 7 Reasons For Cats Sitting Like Humans | Baca artikel
  • PetMD – 20 Cat Sleeping Positions and What They Mean | Baca artikel
  • PetMD – Does My Cat Love Me? | Baca artikel
  • Love Your Cat – The Meowtrix Has Glitched: 7 Reasons Why Cats Sit Like Humans | Baca artikel
  • VCA Animal Hospitals – Cat Behavior Problems: Scratching Behavior | Baca artikel
  • Fugazza et al. 2021 – Did we find a copycat? Do as I Do in a domestic cat (Felis catus) – Animal Cognition | Baca artikel

Disclaimer: Beberapa produk di halaman ini menggunakan link afiliasi. Jika kamu berbelanja lewat link tersebut, BubuMeowzz mungkin mendapat sedikit komisi tanpa biaya tambahan untuk kamu. Terima kasih sudah mendukung blog ini!


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *